Ekonomi | Senin, 06 Januari 2020 - 11:11 WIB

Pemerintah Telah Antisipasi Imbas Memanasnya Tensi AS-Iran

Pemerintah Telah Antisipasi Imbas Memanasnya Tensi AS-Iran

Author:

Maulidia Septiani

Ekonomi

06 Januari 2020

11:11 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pemerintah telah mengantisipasi dampak ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Iran terhadap perekonomian global. Memang seperti yang diminta oleh Presiden Joko Widodo, kita harus selalu antisipasi di mana perekonomian global merupakan sesuatu yang fluktuatif dan tidak bisa diprediksi.

Erick menilai imbas konflik kedua negara akan dirasakan oleh Indonesia. Salah satunya melalui perkembangan harga minyak Karena itu sudah ada antisipasi beberapa bulan yang lalu, salah satunya adalah bagaimana kita menerapkan biodiesel B30. Program campuran biodiesel sebesar 30 persen pada minyak Solar itu dapat menekan impor Solar.  Untuk menekan biaya yang tidak perlu dalam impor migas, pemerintah juga sudah mulai melakukan lelang pengadaan minyak bukan melalui trader atau perantara, melainkan langsung kepada perusahaan yang menghasilkan minyak.

Namun, ia membantah upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk permusuhan dengan perantara karena selama harga yang ditawarkan wajar dan lebih terjangkau maka pemerintah bisa mengapresiasinya. Untung jangka menengah dan panjang, salah satu cara yang sedang diupayakan adalah dengan membangun kilang pengolahan. Pemerintah juga mendorong Pertamina untuk bekerja sama dengan banyak pihak dalam mengelola sumur minyaknya. Sebagai informasi, tensi AS-Iran memanas setelah pasukan AS membunuh Komandan Korps Pengawal Revolusi Pasukan Quds Islam Iran Qassem Soelamani dalam serangan udara di Baghdad pada Jumat (3/1).

Hal itu membuat pelaku pasar khawatir produksi minyak di kawasan Timur Tengah terganggu. Padahal, analis menyebut, sepertiga pasokan minyak dunia berasal dari kawasan tersebut.
 

Terpopuler