Komoditi | Jumat, 27 Maret 2020 - 10:10 WIB

Usai Terbang, Harga Emas Kini Stagnan Rp924 Ribu per Gram

Usai Terbang, Harga Emas Kini Stagnan Rp924 Ribu per Gram

Author:

Maulidia Septiani

Komoditi

27 Maret 2020

10:10 WIB

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp924 ribu per gram pada Jumat (27/3) atau stagnan dari Kamis (26/3) pagi. Sementara harga pembelian kembali (buyback) justru turun Rp2.000 dari Rp837 ribu menjadi Rp835 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp486,5 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,67 juta, 5 gram Rp4,44 juta, 10 gram Rp8,81 juta, 25 gram Rp21,93 juta, dan 50 gram Rp43,78 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,5 juta, 250 gram Rp218,5 juta, 500 gram Rp436,8 juta, dan 1 kilogram Rp873,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.649,6 per troy ons atau turun 0,64 persen. Begitu pula harga emas di perdagangan spot melemah 0,44 persen ke US$1.624,16 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas di pasar internasional berpotensi menguat pada hari ini. Pasalnya, Senat AS telah menyetujui draf aturan pemberian stimulus ekonomi pemerintah AS, meski masih harus menunggu restu dari DPR AS.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menjanjikan akan mencairkan anggaran mencapai US$2 triliun untuk mengatasi tekanan ekonomi di Negeri Paman Sam akibat penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19. Stimulus fiskal ini melengkapi pelonggaran moneter yang sudah diberikan bank sentral AS, The Federal Reserve.

The Fed memangkas tingkat suku bunga acuan sebesar 100 basis poin (bps) menjadi 0 persen sampai 0,25 persen. The Fed juga membeli surat utang dari sektor keuangan dan korporasi guna menambah kekuatan likuiditas mereka.

"Ini membantu mendorong penguatan harga emas. Harga emas berpotensi bergerak di kisaran US$1.600 sampai US$1.660 per troy ons," ungkap Ariston kepada CNNIndonesia.com.

Terpopuler