Komoditi | Kamis, 31 Januari 2019 - 18:06 WIB

Keputusan Fed Soal Suku Bunga Stabilkan Harga Emas

Keputusan Fed Soal Suku Bunga Stabilkan Harga Emas

Author:

Melia Purvita Sari

Komoditi

31 Januari 2019

18:06 WIB

Harga emas bergerak stabil setelah sebelumnya mencapai posisi tertinggi dalam sembilan bulan. Ini setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunganya dan mengatakan akan bersabar untuk kenaikan berikutnya. Keputusan The Fed, menjaga emas di jalur kenaikan bulanan keempat berturut-turut.
 
Melansir laman Reuters, pada hari Jumat (01.02.2019), harga emas di pasar spot tidak berubah dari posisi USD 1.320,01 per ounce. Adapun sesi tertinggi perdagangan adalah di USD 1.326,30, sejak tanggal 26 April.
 
Tercatat harga emas di pasar Spot telah naik hampir 3 persen bulan ini. Sementara untuk harga emas berjangka AS menetap 0,7 persen menjadi USD 1,319.70.
 
“Tren yang sedang berlangsung di pasar logam mulia terus berlanjut. Sikap Fed yang jauh lebih dovish dari perkiraan terus mendukung harga komoditas, melemahkan dolar dan mendukung logam mulia,"ujar dia.
 
Dolar juga memperpanjang pelemahannya, setelah data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran naik ke tertinggi 1-1/2 tahun, memicu kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi.
 
Perdagangan emas kali ini dipengaruhi Federal Reserve yang mempertahankan suku bunganya dan mengatakan akan bersabar untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut tahun ini. Ini dipicu meningkatnya ketidakpastian atas prospek ekonomi AS.
 
Analis mengatakan para pelaku pasar melihat peluang yang jauh lebih kecil dari kenaikan suku bunga. Sementara kurva imbal hasil keuangan AS sekarang menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga Fed di masa depan.
 
Suku bunga yang lebih rendah mengurangi biaya peluang memegang non-yield bullion.
"Pasar sekarang melihat tentang peluang dari kenaikan suku bunga Fed di 2019. Sementara kurva menunjuk ke peluang kecil dari pemotongan yang terjadi pada awal 2020," ujar Analis.
 
Sementara harga paladium turun 1,4 persen menjadi USD 1.341,50. Kemudian platinum turun 0,1 persen menjadi USD 814,00.
 
Perak kehilangan 0,4 persen menjadi USD 16, setelah mencapai tertinggi sejak bulan Juli 2018, pada posisi USD 16,19.
 

Terpopuler

Selasa, 29 Januari 2019 - 11:11 WIB
Forex
Wall Street Bergerak Campuran
Rabu, 13 Pebruari 2019 - 08:08 WIB
Keuangan dan Bisnis
IHSG Diramal Tertekan