Komoditi | Kamis, 09 Mei 2019 - 07:07 WIB

Investor Khawatir Perang Dagang, Harga Emas Tertekan

Investor Khawatir Perang Dagang, Harga Emas Tertekan

Author:

Melia Purvita Sari

Komoditi

09 Mei 2019

07:07 WIB

Harga emas berjangka melemah seiring kenaikan harga selama tiga sesi berturut-turut didorong kekhawatiran negosiasi dagang Amerika Serikat (AS)-China dan sentimen bursa saham AS.
 
Pada awal perdagangan, harga emas cenderung lebih tinggi seiring bursa saham global alami aksi jual pada pekan ini.
 
"Pasar sebagian besar memegang pola menjelang negosiasi perdagangan berisiko tinggi di AS pada hari Kamis pekan ini. Oleh karena itu pembicaraan perdagangan pada pekan ini dapat membuktikan untuk emas dan sentimen global secara umum,” ujar salah satu Analis, pada hari Kamis (09.05.2019).
 
"Jadi mengingat hal itu, kami tidak memiliki pandangan yang terlalu kuat tentang arah jangka pendek harga emas," ia menambahkan.
 
Harga emas untuk pengiriman di bulan Juni melemah USD 4,2 atau 0,30 persen ke posisi USD 1.281,40 per ounce setelah sentuh posisi tertinggi USD 1.292,80.
 
Harga perak untuk pengiriman di bulan Juli melemah 6,4 sen atau 0,4 persen ke posisi USD 14.862 per ounce. Bursa saham AS pun bervariasi pada perdagangan Rabu waktu setempat yang dipengaruhi negosiasi perang dagang.
 
Perwakilan dagang AS Robert Lighthizer menuturkan, pemerintahan AS di bawah Presiden Donald Trump akan menaikkan tarif impor barang China senilai USD 200 miliar pada Jumat pekan ini.
 
Potensi kenaikan tersebut sebelumnya sudah dikemukakan Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu. Hal ini mengingat negosiasi berjalan lambat. Akan tetapi, wakil perdana menteri China Liu He akan mengunjungi AS pada Kamis pekan ini untuk berpartisipasi dalam negosiasi dagang.
 
“Risiko menurun menjadi kembali tumbuh dari potensi kenaikan tarif impor dan cenderung akan membuat bursa saham AS melemah dan imbal hasil lebih rendah sehingga mendukung harga emas. Akan tetapi, potensi kenaikan dolar AS juga bebani harga emas,” ujar salah satu.
 
Harga emas mendapatkan dukungan didorong imbal hasil obligasi dan yen. Jika negosiasi perdagangan sulit tercapai kesepakatan akan menyulitkan ekonomi China sehingga pengaruhi permintaan
 
Adapun harga logam lainnya, harga tembaga untuk pengiriman Juli melemah 0,4 persen menjadi USD 2.775 per pound. Harga platinum untuk pengiriman Juli melemah satu persen ke posisi USD 864,40 per ounce. Sedangkan harga palladium untuk Juni ke posisi USD 1.306,40 per ounce.
 

Terpopuler

Selasa, 29 Januari 2019 - 11:11 WIB
Forex
Wall Street Bergerak Campuran
Rabu, 13 Pebruari 2019 - 08:08 WIB
Keuangan dan Bisnis
IHSG Diramal Tertekan