Komoditi | Selasa, 29 September 2020 - 13:01 WIB

Harga Minyak Meroket Bersamaan dengan Paket Stimulus AS

Harga Minyak Meroket Bersamaan dengan Paket Stimulus AS

Author:

Maulidia Septiani

Komoditi

29 September 2020

13:01 WIB

Harga minyak mentah dunia menguat pada perdagangan Senin waktu Amerika Serikat. Kenaikan ini terjadi di tengah harapan pasar terhadap lanjutan paket stimulus AS.
Dikutip dari Antara, Selasa (29/9) hari ini, harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman November naik 51 atau 1,22 persen sen menjadi US$42,43 per barel di London ICE Futures Exchange.

Sedangkan, harga minyak mentah West Texas Intermediate atau yang biasa disingkat menjadi WTI, untuk pengiriman November menguat 35 sen atau 0,87 persen menjadi US$40,6 per barel di New York Mercantile Exchange. Peristiwa yang paling mungkin mampu menggerakkan pasar minyak mentah ke level berikutnya adalah lewat paket stimulus virus corona, tutur Direktur Energi Berjangka di Mizuho, Bob Yawger.

Pergerakan harga minyak kemarin mengikuti indeks saham Wall Street yang bergerak menguat. Ini karena ada pembicaraan politik di AS terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) bantuan covid-19.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi memperkirakan kesepakatan mengenai RUU bantuan covid-19 bisa disetujui oleh Gedung Putih. Meski harga minyak positif, tapi penguatannya belum signifikan. Hal ini karena pandemi telah memangkas konsumsi bahan bakar global. Kecepatan penyebaran virus corona adalah perhatian utama bagi pejabat kesehatan dan investor keuangan.

Menurut Menteri Energi Rusia Alexander Novak, pasar minyak global telah stabil selama beberapa bulan terakhir ini. Namun, perlu diingat untuk pasar dan pelaku pasar agar tetap waspada karena adanya risiko gelombang kedua kasus penularan covid-19.
 

Terpopuler