Komoditi | Selasa, 26 Juli 2022 - 11:11 WIB

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Melemahnya Dolar AS

Harga Minyak Dunia Menguat di Tengah Melemahnya Dolar AS

Author:

Maulidia Septiani

Komoditi

26 Juli 2022

11:11 WIB

Harga minyak dunia menanjak pada akhir perdagangan kemarin. Penguatan didukung oleh kekhawatiran pasokan, penurunan dolar AS dan sentimen dari pasar modal. Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September menguat US$1,95 atau 1,9 persen ke US$105,15 per barel.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman September naik US$2,0 atau 2,1 persen ke US$96,70 per barel. Dolar AS yang sedikit lebih lemah dan pasar ekuitas yang membaik mendukung naiknya harga minyak. Namun investor pasar modal AS kembali berhati-hati dengan mempertimbangkan pertemuan bank sentral The Federal Reserves pekan ini dan laporan laba dari beberapa perusahaan yang sedang berlangsung.

Kenaikan suku bunga dapat memperlambat aktivitas ekonomi dan permintaan bahan bakar. Namun, harga minyak mendapatkan sokongan dari pasokan yang ketat, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina dan sanksi Barat terhadap Moskow. Ekonomi AS dan Eropa melambat dan dengan The Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lagi minggu ini, para pedagang tetap sangat berhati-hati.

Pejabat Fed telah mengindikasikan bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli. Perusahaan Minyak Nasional Libya (NOC) telah mengumumkan akan mengembalikan produksi menjadi 1,2 juta barel per hari (bph) dalam dua minggu, dari sekitar 860.000 barel per hari. Para analis memperkirakan produksi Libya akan tetap bergejolak karena ketegangan tetap tinggi setelah bentrokan antara faksi-faksi politik yang bersaing selama akhir pekan.
 

Terpopuler