Komoditi | Jumat, 03 September 2021 - 11:11 WIB

Harga Emas Antam Turun ke Rp937 Ribu

Harga Emas Antam Turun ke Rp937 Ribu

Author:

Maulidia Septiani

Komoditi

03 September 2021

11:11 WIB

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam di posisi Rp937 ribu per gram pada Jumat (3/9). Harga emas tercatat turun Rp2.000 dari Rp939 ribu per gram pada Kamis (2/9). Sementara, harga pembelian kembali (buyback) turun Rp1.000 per gram dari Rp832 ribu menjadi Rp831 ribu per gram pada hari ini.

Harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp518,5 ribu, 2 gram Rp1,81 juta, 3 gram Rp2,69 juta, 5 gram Rp4,46 juta, 10 gram Rp8,86 juta, 25 gram Rp22,03 juta, dan 50 gram Rp43,99 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,91 juta, 250 gram Rp219,51 juta, 500 gram Rp438,82 juta, dan 1 kilogram Rp877,6 juta. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sedangkan pembeli yang tidak menyertakan NPWP dikenakan potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX naik 0,11 persen menjadi US$1.813,5 per troy ons. Begitu juga dengan harga emas di perdagangan spot naik 0,06 persen ke US$1.810,74 per troy ons pada pagi ini.

Analis Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan pergerakan harga emas di pasar internasional berpotensi fluktuatif pada hari ini. Di satu sisi, harga komoditas ini berpeluang menguat karena pelaku pasar masih menanti data ketenagakerjaan AS versi pemerintah yang akan dirilis pada malam ini. Sebab, data ini diperkirakan semakin menguatkan sinyal kebijakan dari bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed), ke depan. Data tersebut mendorong kenaikan volatilitas harga emas.

Bila benar menguat, potensinya bisa mencapai US$1.830 per troy ons. Tapi, di sisi lain, emas juga punya peluang melemah bila rilis data ketenagakerjaan AS rupanya belum sesuai ekspektasi pasar, yakni cukup tinggi sehingga memberi sinyal pemulihan. Sementara pergerakan ke bawah level US$1.800 per troy ons membuka peluang pelemahan ke area US$1.780 per troy ons.
 

Terpopuler