Komoditi | Rabu, 17 Maret 2021 - 10:10 WIB

Harga Emas Antam Macet Rp927 Ribu per Gram

Harga Emas Antam Macet Rp927 Ribu per Gram

Author:

Maulidia Septiani

Komoditi

17 Maret 2021

10:10 WIB

Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam menetap di level Rp927 ribu per gram pada Rabu (17/3). Serupa, harga pembelian kembali (buyback) juga mandek di posisi Rp801 per gram.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp513 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,66 juta, 5 gram Rp4,41 juta, 10 gram Rp8,76 juta, 25 gram Rp21,78 juta, dan 50 gram Rp43,49 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,91 juta, 250 gram Rp217,05 juta, 500 gram Rp433,82 juta, dan 1 kilogram Rp867,6 juta. Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX menguat 0,05 persen ke level US$1.731,8 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot naik 0,12 persen ke US$1.733,4 per troy ons pada pagi ini.

Direktur PT Solid Gold Berjangka Dikki Soetopo mengatakan pasar cenderung wait and see terhadap arah kebijakan bank sentral AS The Federal Reserves yang akan diumumkan pada rapat Federal Open Markets Committee (FOMC) pada 16-17 Maret 2021. Investor berspekulasi The Fed akan menegaskan kembali sikap dovish atau kebijakan moneter yang longgar pada pertemuannya pekan ini. Gubernur The Fed Jerome Powell masih mempertahankan prospek kebijakan moneternya yang sangat mudah di tengah pemulihan ekonomi yang semakin cepat sehingga memicu kekhawatiran inflasi.

Selain itu, pasar masih khawatir terhadap potensi kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS (US Treasury) tenor 10 tahun. Kemarin, yield US Treasury bertengger di level 1,6 persen sedikit melemah dari posisi penutupan pekan lalu pada 1,63 persen, yang merupakan level penutupan perdagangan tertinggi sejak Februari 2020 lalu. Jika imbal hasil meningkat, maka ekspektasi kupon obligasi di pasar primer pun meningkat yang bakal memicu kenaikan beban pembiayaan bagi emiten obligasi dan menekan kinerja keuangannya, sehingga harga emas dapat berkilau kembali. Logam mulia diperkirakan bergerak di rentang US$1.700 sampai dengan US$1.765 per troy ons hari ini.
 

Terpopuler