Komoditi | Rabu, 31 Juli 2019 - 08:08 WIB

Jelang Pertemuan The Fed, Harga Emas Menaik Tipis

Jelang Pertemuan The Fed, Harga Emas Menaik Tipis

Author:

Melia Purvita Sari

Komoditi

31 Juli 2019

08:08 WIB

Harga emas pada perdagangan di hari Selasa (30.07.2019) ditutup menguat. Penguatan ini lebih dikarenakan sentimen investor jelang pertemuan The Fed hari ini, dimana diprediksi pemangkasan suku bunga akan dilakukan.
 
Dikutip dari laman CNBC, pada hari Rabu (31.07.2019), harga emas di pasar spot naik 0,13 persen menjadi USD 1,428.56 per ounce. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,62 persen pada USD 1,429.2 per ounce.
 
“Pertanyaan besarnya adalah apa keputusan Fed hari ini. Suku bunga kemungkinan besar akan dipangkas," kata analis.
“Harga emas masih di level tertinggi selama enam tahun. Meskipun telah mendekati USD 1.450 per ounce baru-baru ini, tampaknya telah menemukan level pergerakan sekitar $ 1.425 per ounce,” tambah dia.
 
Investor menunggu hasil pertemuan kebijakan moneter The Fed, dan diharapkan akan menghasilkan penurunan suku bunga 25 basis poin. Jika diterapkan, ini akan menjadi penurunan suku bunga pertama bank sentral dalam satu dekade.
 
Dengan penurunan suku bunga acuan ini, The Fed seperti rekan-rekan bank sentral lainnya yang sudah memangkas suku bunga. Bank of Japan juga mengatakan tanpa ragu-ragu akan menurunkan suku bunga acuannya demi menjaga momentum pengendalian inflasi di negaranya.
 
"Likuiditas masih tipis karena pedagang tampaknya menahan diri sebelum The Fed memberikan pandangannya tentang kebijakan moneter," kata seorang analis.
 
Negosiasi perdagangan AS-China, yang dimulai di Shanghai pada hari Selasa, juga menjadi sorotan, meskipun harapan untuk peluang adanya kemajuan dari pertemuan selama dua hari tersebut cukup tipis. Pasar berharap kedua pihak setidaknya dapat merinci komitmen yang lebih baik.
 
"Di sisi teknis, harga emas spot tetap bergerak di kisaran USD 1.412-USD 1.427 per ounce, dan jika menembus angka itu bisa menjadi satu sinyal menuju keseimbangan harga baru," menurut analis.
 

Terpopuler

Rabu, 13 Pebruari 2019 - 01:01 WIB
Keuangan dan Bisnis
IHSG Diramal Tertekan
Selasa, 29 Januari 2019 - 04:04 WIB
Forex
Wall Street Bergerak Campuran