Keuangan dan Bisnis | Rabu, 06 Pebruari 2019 - 18:06 WIB

Wall Street Melemah Usai Prediksi Pendapatan Perusahaan Mengecewakan

Wall Street Melemah Usai Prediksi Pendapatan Perusahaan Mengecewakan

Author:

Melia Purvita Sari

Keuangan dan Bisnis

06 Pebruari 2019

18:06 WIB

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street melemah didorong produsen videograme melaporkan prediksi pendapatan yang mengecewakan. Di sisi lain, investor menunggu perkembangan negosiasi perdagangan antara AS dan China.
 
Pada penutupan perdagangan saham di hari Rabu (Kamis pagi WIB), indeks saham Dow Jones melemah 19,86 poin atau 0,08 persen ke posisi 25.391,66. Indeks saham S&P 500 susut 5,97 poin atau 0,22 persen ke posisi 2.731,73. Indeks saham Nasdaq terpangkas 26,80 poin atau 0,36 persen ke posisi 7.375,28.
 
Indeks saham acuan S&P 500 dan Nasdaq tertekan didorong saham Electronics Arts Inc melemah 12,3 persen.
 
Tekanan saham tersebut usai perseroan melaporkan prediksi pendapatan di bawah harapan wall street. Hal itu juga menekan saham Activision Blizzard Inc susut 10,9 persen.
 
Sementara itu, saham Take-Two Interactive Software Inc turun 14,5 persen usai perseroan melaporkan prediksi kinerja keuangan kurang menggembirakan.
 
Tekanan saham videogame berkontribusi penurunan 1,7 persen di sektor jasa komunikasi S&P 500. Sektor saham itu alami penurunan terbesar di antara sektor saham lainnya.
 
Meski merosot, indeks saham di wall street tetap mendekati level tertinggi dalam dua bulan. Kenaikan indeks saham S&P 500 sebesar 7,5 persen akan menempatkan indeks saham tersebut di atas rekor penutupan tertinggi pada September.
 
"Pasar merasa sedikit lelah, setelah memiliki kinerja baik pada bulan Januari dan awal Februari," ujar Nathan Thooft, Head of Allocation Manulife Asset Management, seperti dikutip dari laman Reuters, pada hari Kamis (07.02.2019).
 
"Sulit untuk menguraikan dinamika makro. The Fed dovish, tetapi pasar telah sepenuhnya menghargai itu. Kini soal perang dagang, kami mendapat sedikit berita setiap hari," ia menambahkan.
 
Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin menuturkan, pembicaraan perdagangan dengan China pada pekan lalu sangat produktif. Ia menegaskan, kalau pihaknya akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk putaran pertemuan berikutnya karena ingin mencapai kesepakatan untuk mencegah kenaikan tarif barang-barang China pada tanggal 2 Maret.
 
Selain itu, indeks SE Semiconductor Philadelphia naik 2,5 persen. Saham pemasok Apple Skyworks Solutions Inc melonjak 11,4 persen usai perusahaan umumkan pembelian kembali saham senilai USD 2 miliar.
 
Saham Microchip Technology naik 7,6 persen usai perseroan mendekati pemulihan, Saham Capri Holdings Ltd sebelumnya Michael Kors naik 11,7 persen usai membukukan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan dan menaikkan perkiraan pendapatannya.
 
Sedangkan, saham Anadarko Petroleum Corp turun 6,7 persen setelah laba kuartal IV produsen minyak dan gas itu meleset dari perkiraan analis.
 

Terpopuler

Rabu, 13 Pebruari 2019 - 01:01 WIB
Keuangan dan Bisnis
IHSG Diramal Tertekan
Selasa, 29 Januari 2019 - 04:04 WIB
Forex
Wall Street Bergerak Campuran