Keuangan dan Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2020 - 11:11 WIB

Rupiah Terangkat ke Rp14.699 per Dolar AS Pasca Kebijakan Trump

Rupiah Terangkat ke Rp14.699 per Dolar AS Pasca Kebijakan Trump

Author:

Maulidia Septiani

Keuangan dan Bisnis

08 Oktober 2020

11:11 WIB

Nilai tukar rupiah berada di level Rp14.699 per dolar AS pada Kamis (8/10) pagi. Posisi ini menguat 11 poin atau 0,07 persen dari Rp14.710 pada Rabu (7/10).

Rupiah menguat bersama won Korea Selatan menguat 0,1 persen, baht Thailand 0,08 persen, dan ringgit Malaysia 0,04 persen di kawasan Asia. Sementara dolar Hong Kong yang stagnan. Sedangkan yen Jepang melemah 0,04 persen, dolar Singapura minus 0,04 persen, dan peso Filipina minus 0,01 persen.  Dolar Australia melemah 0,06 persen, rubel Rusia minus 0,06 persen, euro Eropa 0,04 persen, dan dolar Kanada 0,02 persen. Namun, poundsterling Inggris menguat 0,08 persen dan franc Swiss 0,08 persen.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo, Ariston Tjendra, memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada di kisaran Rp14.650 sampai Rp14.800 per dolar AS dengan kecenderungan menguat pada hari ini. Sentimen utama datang dari sinyal penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap paket stimulus ekonomi tahap dua.

Sentimen positif ini mendorong pelemahan dolar AS. Sementara rupiah masih berpotensi menguat. Kendati begitu, penguatan rupiah bisa terbatas karena pelaku pasar tetap mewaspadai dinamika seputar stimulus ini. Selain itu, pelaku pasar keuangan di dalam negeri juga mewaspadai gejolak reaksi terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker).
 

Terpopuler