Keuangan dan Bisnis | Senin, 13 Juni 2022 - 10:10 WIB

Lonjakan Inflasi AS Pengaruhi Pelemhan Rupiah ke Rp14.649

Lonjakan Inflasi AS Pengaruhi Pelemhan Rupiah ke Rp14.649

Author:

Maulidia Septiani

Keuangan dan Bisnis

13 Juni 2022

10:10 WIB

Nilai tukar rupiah berada di level Rp 14.649 per dolar AS pagi ini. Posisi ini melemah 96 poin atau 0,66 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah di hadapan dolar AS. Dolar Singapura melemah 0,19 persen, won Korea Selatan melemah 1,5 persen, dolar Taiwan melemah 0,59 persen, bath Thailand melemah 0,28 persen, peso Filipina menguat 0,44 persen, yuan China melemah 0,25 persen, ringgit Malaysia melemah 0,22 persen dan rupee India melemah 0,1 persen.

Sementara mata uang utama di negara maju juga melemah terhadap dolar AS. Poundsterling Inggris melemah 0,34 persen, franc Swiss melemah 0,17 persen, dolar Australia melemah 0,68 persen, dan dolar Kanada melemah 0,22 persen.

Rupiah diprediksi akan kembali tertekan hari ini. Pasalnya, inflasi AS melonjak ke level 8,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Mei 2022. Inflasi AS yang masih belum menurun menjadi alasan bagi bank sentral AS untuk menjalankan kebijakan pengetatan moneter yang lebih agresif.

Penguatan sentimen The Fed juga tercermin dari kenaikan imbal hasil (yield) obligasi AS yang mendekati 3,2 persen. Hal ini membuat pasar mulai menjauhi aset berisiko, seperti saham hingga rupiah. Potensi pelemahan (rupiah) ke arah Rp14.650 dengan support di kisaran Rp14.550.
 

Terpopuler