Keuangan dan Bisnis | Senin, 20 Pebruari 2023 - 11:11 WIB

Di Tengah Penguatan Dolar AS, Rupiah Menguat di Rp15.189 

Di Tengah Penguatan Dolar AS, Rupiah Menguat di Rp15.189 

Author:

Maulidia Septiani

Keuangan dan Bisnis

20 Pebruari 2023

11:11 WIB

Nilai tukar rupiah berada di level Rp15.189 per dolar AS pagi ini. Mata uang Garuda menguat 21 poin atau 0,14 persen dari perdagangan sebelumnya.

Di kawasan Asia mayoritas mata uang bergerak bervariasi. Yen Jepang melemah 0,25 persen, baht Thailand menguat 0,06 persen, peso Filipina menguat 0,06 persen, won Korea Selatan menguat 0,24 persen, dan yuan China melemah 0,01 persen. Dolar Singapura melemah 0,06 persen dan dolar Hong Kong terpantau menguat 0,04 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Mata uang utama negara maju kompak berada di zona merah. Tercatat euro Eropa melemah 0,18 persen, poundsterling Inggris melemah 0,13 persen, dan franc Swiss melemah 0,05 persen. Lalu, dolar Australia melemah 0,03 persen, dan dolar Kanada melemah 0,11 persen.

Rupiah juga diprediksi melemah pada perdagangan hari ini akibat kenaikan imbal hasil obligasi AS dan penguatan dolar AS. Hal ini menyusul rilis serangkaian data ekonomi AS yang lebih kuat dan pernyataan hawkish dari pejabat The Fed. Namun, pelemahan rupiah bakal terbatas dibantu oleh sejumlah data ekonomi Indonesia yang tercatat positif. Pelemahan rupiah akan terbatas setelah data pada minggu lalu menunjukkan surplus perdagangan yang lebih tinggi dari perkiraan, serta pernyataan BI yang cenderung hawkish.

Investor pun menantikan data neraca transaksi berjalan Indonesia yang diperkirakan kembali surplus sebesar US$3,5 miliar. Hari ini rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp15.100 per dolar AS - Rp15.250 per dolar AS.
 

Terpopuler