Keuangan dan Bisnis | Selasa, 01 Januari 2019 - 04:04 WIB

Brexit Diperingatkan Berpotensi Mengganggu Kesepakatan Dagang AS - Inggris

Brexit Diperingatkan Berpotensi Mengganggu Kesepakatan Dagang AS - Inggris

Author:

Melia Purvita Sari

Keuangan dan Bisnis

01 Januari 2019

04:04 WIB

Negosiasi Brexit diperingatkan bakal mengganggu kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Inggris. Pernyataan ini disampaikan oleh Brexit: Duta Besar AS untuk Inggris Johnson, setelah Presiden Donald Trump menawarkan perdagangan bilateral secara cepat dan besar-besaran kepada Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris-.

Seperti yang dilansir BBC, namun tawaran Trump tersebut diterangkan berpotensi tidak terjadi apabila perjanjian penarikan diri dari Uni Eropa (UE) disetujui PM Inggris Theresa May. Presiden Trump sebelumnya mengatakan proposal Brexit terdengar seperti "memberikan sinyal banyak hal untuk Uni Eropa". Duta Besar AS untuk Inggris telah memperingatkan, bahwa Inggris "membutuhkan kepemimpinan" atas Brexit.

Seorang juru bicara Downing Street mengatakan bahwa Johnson baru-baru ini mengutarakan, apabila Inggris merupakan mitra dagang yang sempurna untuk AS. Lebih lanjut, Johnson mengatakan kepada program Radio 4's Today bahwa masih ada harapan untuk kesepakatan perdagangan Inggris-AS.

"Apa yang saya fokuskan di sini adalah sesuatu yang juga dikatakan oleh presiden -yang menantikan dan berharap, bahwa lingkungan atau kondisi yang ada bakal mengarah pada kemampuan bagi AS untuk melakukan kesepakatan perdagangan bilateral yang cepat dan sangat masif," katanya. .

Dia menambahkan itu bisa menjadi "pendahulu dari kesepakatan perdagangan masa depan dengan negara-negara lain di seluruh dunia untuk Inggris yang benar-benar akan membawa Anda (Inggris) jalan, jalan menuju masa depan yang menarik".

"Kami masih akan melalui tahap-tahap menentukan dengan tepat ke mana arah negara ini. Jika berjalan dengan cara yang memungkinkan perjanjian semacam ini terjadi, maka saya pikir itu akan sangat positif di mata presiden," paparnya. 

Ketika ditanya apakah semua itu bisa berjalan di bawah kesepakatan Brexit yang diusulkan saat ini, yang akan dipilih anggota parlemen pada bulan Januari, ia menjawab: "Sepertinya tidak mungkin". Dia mengatakan bahwa para menteri dan perdana menteri harus mengukur dampak dari semua pertukaran lainnya dan bagaimana berbagai perjanjian perdagangan akan menguntungkan Inggris.

Trump mengklaim dalam sebuah wawancara dengan The Sun bahwa strategi Brexit oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May berisiko membunuh kesepakatan perdagangan antara Inggris dengan AS. Trump mengatakan May telah mengabaikan nasehatnya untuk negosiasi Brexit dan pergi ke arah sebaliknya.
 

Terpopuler

Selasa, 29 Januari 2019 - 11:11 WIB
Forex
Wall Street Bergerak Campuran
Rabu, 13 Pebruari 2019 - 08:08 WIB
Keuangan dan Bisnis
IHSG Diramal Tertekan