Keuangan dan Bisnis | Senin, 13 Mei 2019 - 02:02 WIB

AS Naikkan Tarif Impor Barang China, IHSG Akan Melemah Terbatas

AS Naikkan Tarif Impor Barang China, IHSG Akan Melemah Terbatas

Author:

Melia Purvita Sari

Keuangan dan Bisnis

13 Mei 2019

02:02 WIB

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melemah terbatas pada awal pekan ini. Sentimen global yaitu perang dagang masih begitu kuat mempengaruhi gerak indeks.
 
Menurut salah satu Analis menuturkan, bahwa pengenaan tarif dari Amerika Serikat (AS) terhadap barang-barang asal negeri tirai bambu yaitu China memberikan efek signifikan bagi kondisi pasar uang.
 
Seperti diketahui, pada hari Jumat 10 Mei kemarin, Presiden Trump menaikan tarif impor untuk barang-barang dari China menjadi 25 persen dari sebelumnya 10 persen.
 
Christoper pun mengatakan, IHSG berpeluang tertekan diakibatkan sentimen negosiasi dagang yang tidak mencapai kesepakatan.
 
"Kemungkinan IHSG ditutup memerah yaitu melemah terbatas pada rentang support dan resistance di 6.161-6.244,", pada hari Senin (13.05.2019).
 
Berbeda, meski persoalan perang dagang sudah memasuki babak baru dan dinilai akan berkepanjangan pasca pengenaan tarif, menurut Analis lainnya cukup optimistis IHSG masih akan bergerak menghijau.
 
Menurutnya, IHSG akan mencoba bergerak menguat pada kisaran 6123 - 6336.
 
"Selain dari sisi fundamental perekonomian, rilis kinerja emiten dalam kuartal-I di tahun 2019 menopang pergerakan IHSG," ucapnya.
 

Terpopuler