Forex | Selasa, 29 Januari 2019 - 05:05 WIB

Wall Street Bergerak Campuran

Wall Street Bergerak Campuran

Author:

Maulidia Septiani

Forex

29 Januari 2019

05:05 WIB

Wall Street bergerak beragam pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta) dengan saham sektor teknologi mengalami tekanan yang cukup dalam jelang keluarnya laporan keuangan Apple.

Sementara, penguatan saham 3M dan sektor industri lainnya mendorong indeks saham acuan Dow Jones Industrial Average (DJIA) ke sektor positif. Dow Jones Industrial Average naik 0,21 persen menjadi berakhir di level 24.579,96 poin. Untuk S&P 500 kehilangan 0,15 persen menjadi 2.640 yang terseret oleh saham teknologi dan komunikasi. Sedangkan Nasdaq Composite turun 0,81 persen menjadi 7.028,29.

Saham Apple merosot 1,04 persen karena investor tengah menunggu hasil kinerja keuangan perusahaan pembuat iPhone tersebut. Di awal bulan ini, perusahaan tersebut memberikan petunjuk bahwa akan terjadi penurunan permintaan dari China imbas dari adanya perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China.

Selain itu, investor juga tengah fokus kepada keputusan suku bunga Bank Sentral AS atau the Federal Reserve (the Fed). Sebagian besar analis memperkirakan bahwa the Fed tidak akan mengubah suku bunga pada pertemuan pekan ini. Hari ini ada keragu-raguan antara beberapa perusahaan yang telah dan akan mengeluarkana laporan kinerja dengan keputusan the Fed besok. Saya berpikir tidak akan ada yang membuat pertaruhan besar di pasar saham pada hari ini.

Indeks industri di S&P 500 yang mengalami pukulan berat pada hari Senin kemarin akibat penurunan saham Caterpillar mampu kembali menguat 1,74 persen. Kenaikan tersebut dibantu oleh laporan yang lebih baik dari perkiraan perusahaan 3M Co dan perusahaan pertahanan. Namun memang, kenaikan sektor industri tersebut belum mampu membawa S&P 500 ke zona positif.

Amazon.com Inc, Facebook Inc dan Microsoft Corp, yang semuanya akan mengeluarkan laporan triwulanan akhir pekan ini, masing-masing turun lebih dari 2 persen. Indeks teknologi S&P kehilangan 1,01 persen.

Terpopuler