Forex | Rabu, 02 Desember 2020 - 11:11 WIB

IHSG Dibuka di Zona Hijau

IHSG Dibuka di Zona Hijau

Author:

Maulidia Septiani

Forex

02 Desember 2020

11:11 WIB

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan Rabu pekan ini. Seluruh sektor menghijau dengan dipimpin oleh sektor aneka industri.

Pada pra-pembukaan perdagangan Rabu (2/12/2020), IHSG naik 30,43 poin atau 0,53 persen ke level 5.755,17. Pada pembukaan perdagangan pukul 09.00 WIB, IHSG masih menguat 46,83 poin atau 0,82 persen ke 5.771,57. Indeks saham LQ45 juga menguat 0,87 persen ke posisi 912,68. Seluruh indeks acuan bergerak di zona hijau.

Di awal perdagangan ini, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.773,14. Sedangkan terendah 5.754,62. Sebanyak 227 saham menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau. Kemudian 26 saham melemah dan 146 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham cukup ramai yaitu 33.556 kali dengan volume perdagangan 694,5 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 555 miliar. Tercatat, investor asing beli saham di pasar regular mencapai Rp 53 miliar. Sedangkan nilai tukar rupiah berada di 14.115 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor pertambangan yang melesat 1,58 persen. Kemudian diikuti sektor aneka industri yang naik 1,48 persen dan sektor infrastruktur naik 1,01 persen.

Saham-saham yang menguat sehingga mendorong IHSG ke zona hijau antara lain YPAS naik 17,44 persen ke Rp 505 per lembar saham. Kemudian FIRE naik 15,18 persen ke Rp 645 per saham dan GMFI naik 13,28 persen ke Rp 145 per saham. Sedangkan saham-saham yang melemah antara lain AMAG turun 6,54 persen ke Rp 200 per lembar saham, TGRA yang turun 6 persen ke Rp 125 per lembar saham dan ABBA turun 5,97 persen ke Rp 63 per saham.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Indeks saham sempat berada di zona merah pada pertengahan perdagangan. Pada penutupan perdagangan saham, Selasa (1/12/2020), IHSG ditutup melonjak 112,32 poin atau 2 persen ke posisi 5.724,74. Sementara, indeks saham LQ45 juga menguat 2,47 persen ke posisi 904,83. Selama perdagangan, IHSG berada di posisi tertinggi pada level 5.736,31 dan terendah 5.594,27.

Pada sesi penutupan pedagangan, 311 saham perkasa sehingga membawa IHSG ke zona hijau. Sementara itu, 162 saham melemah dan 152 saham diam di tempat. Transaksi perdagangan saham sangat ramai. Total frekuensi perdagangan saham 1.166.558 kali dengan volume perdagangan 24,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,5 triliun.

Investor asing jual saham Rp 734 triliun di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.129. Dari 10 sektor saham pembentuk IHSG, seluruhnya berada di zona hijau. Penguatan dipimpin oleh sektor aneka industri yang melonjak 3,91 persen. Kemudian diikuti sektor industri dasar yang menguat 3,17 persen dan sektor keuangan naik 2,83 persen.

Saham yang menguat antara lain FIRE yang naik 25 persen ke Rp 560 per lembar saham. Kemudian UNIT yang naik 24,18 persen ke Rp 190 per lembar saham dan TGRA yang naik 22,02 persen ke Rp 133 per lembar saham. Saham yang melemah sehingga menekan IHSG antara lain SKLT yang melemah 6,96 persen ke Rp 1.605 per lembar saham. Kemudian YPAS turun 6,93 persen ke Rp 430 per lembar saham dan IBST turun 6,88 persen ke Rp 7.450 per lembar saham.
 

Terpopuler